Minggu, 24 Februari 2019

Hikmah Isra Mi'raj dan IPTEK


TUGAS MAKALAH

HIKMAH ISRA MI'RAJ DAN IPTEK
SEMESTER GENAP 2017 / 2018

Disusun Oleh :

KELOMPOK II

                 ANDRI M HIJAZ                              161210063                     
                 UMAR MAHMUD                            171210401
                


PROGRAM STUDI TEKNIK MESIN
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK
TAHUN 2018







BAB 1 PENDAHULUAN

A.          Latar Belakang
Allah berfirman dalam Al-Qur’an Surat Al-Isra’ ayat 1 :

سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِهِ لَيْلا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الأقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا إِنَّه هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ
Artinya :” Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidilharam ke Al Masjidilaksa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (Q.S Al isra’: Allah s.w.t. telah mengisra'kan (memperjalankan diwaktu malam hari) Nabi Muhammad s.a.w. dari masjidil Haram (di Makkah) ke masjidil Aqsha artinya masjid yang jauh (di Palestina). Dahulunya orang biasa berjalan kaki dari satu tempat ketempat, ataupun menaiki kuda, keledai, unta dan sebagainya.
Perjalaan dari Makkah ke Palestina mengambil masa lebih kurang 40 hari. Ini adalah suatu perjalanan yang jauh, tetapi dengan kuasa Allah telah dilakukan dalam
masa yang singkat, hanya dalam beberapa jam sahaja. Bagi orang  dahulu, perrjalanan yang demikian jauh jika dapat dilakukan dalam masa beberapa jam sahaja adalah suatu hal yang luar biasa dan  tidak dapat diterima oleh akal mereka. Oleh karena itu mereka yang tidak beriman seperti Abu Jahal dan pengikut-pengikutnya menggunakan peristiwa ini untuk menjatuhkan nama baik Nabi Muhammad s.a.w. dengan menuduh Nabi s.a.w. seorang pendusta dan berbagai tuduhan keji lainnya.
Mereka yang beriman dapat menerimanya karena ia merupakan salah satu tanda dari kekuasaan Allah s.w.t. yang telah pernah diberikan kepada Rasul-rasulnya.
Dalam peristiwa ini, di samping Nabi melihat tentang kebesaran-kebesaran Allah, juga diperlihatkannya surga beserta panoramanya dan peristiwa-peristiwa yang lain yang menakjubkan.Semua amatlah penting untuk dijadikan sebagai referensi renungan di tengah gelombang kehidupan yang semakin runyam dan begitu dahsyat.Dan hal yang paling utama ialah diturunkanlah sholat  lima waktu yang  InsyaAllah masih kita jalankan sampai sekarang ini.

B.           Rumusan Masalah
Pembahasan makalah ini hanya terbatas pada persoalan mengenai sejarah Nabi Muhammad SAW, lebih khususnya dalam hal sejarah Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Yaitu tentang pengertiannya, masa terjadinya, peristiwa Isra M’raj, hikmah yang bisa diambil dari peristiwa isra’ mi’raj, dan masalah-masalah lain yang berkaitan dengan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW.

C.          Tujuan Pembahasan
Tujuan dari pembahasan ini ialah untuk memberikan penjelasan kepada pembaca tentang  bagaimana sejarah Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW Sehingga pambaca diharapkan bisa mengetahui tentang bagaimana Allah itu memuliakan Nabi Muhammad SAW, dan diharapkan pembaca bisa memberikan pengetahuan tentang Isra’ Mi’raj ini kepada orang lain yang membutuhkannya.
Disamping itu pembahasan ini juga dimaksudkan untuk memenuhi tugas dari dosen semester IV mata pelajaran Islam & Ilmu Pengetahuan dalam topik pembahasan tentang Hikmah Isra’ Mi’raj dan Iptek.




BAB II PEMBAHASAN

A.          Pengertian Isra Mi’raj
Isra’ Mi’raj (Arab : الإسراء والمعراجal-’Isrā’ wal-Mi‘rāj) adalah dua bagian dari perjalanan yang dilakukan oleh  Nabi Muhammad  dalam waktu satu malam saja. Kejadian ini merupakan salah satu peristiwa penting bagi umat Islam , karena pada peristiwa ini Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam mendapat perintah untuk menunaikan shalat  lima waktu  dalam sehari semalam. Isra’secara etimologi atau menurut bahasa artinya berjalan di waktu malam.
Isra’ secara terminologi atau menurut istilah artinya perjalanan Nabi Muhammad S.A.W. diwaktu malam hari dari Masjidil Haram (di Makkah) ke Masjidil Aqsha artinya masjid yang jauh (di Palestina).
Mi’raj secara etimologi atau menurut bahasa artinya tangga, atau alat untuk naik dari bawah ke atas.
Mi’raj secara terminologi atau menurut istilah adalah perjalanan Nabi SAW dari alam bawah (bumi) ke alam atas (langit) sampai langit yang ke tujuh sampai ke Sidratul Muntaha, yakni dari Masjidil Aqsha di Palestina naik ke alam atas melalui beberapa langit dan ke Sidratul Muntaha dan terakhir sampai ke Arasyi dan Kursy dimana beliau menerima wahyu dari Allah yang mengandung perintah shalat lima waktu.

B.           Masa Terjadinya Isra Mi’raj
Para ulama banyak berselisih tentang waktu terjadinya Isra Mi’raj. Sebagian ulama berpendapat bahwa isra’ mi’raj terjadi pada tanggal 7 Rabiul awal, sebagian lagi pada tanggal 17 Rabiul awal, sebagian lagi  pada tanggal 27 Rabiul akhir dan sebagian lagi berpendapat bahwa isra’ mi’raj terjadi pada tanggal tanggal 27 rajab. Tapi sebagian besar ulama berpendapat bahwa Isra Mi’raj terjadi  pada tanggal 27 Rajab .
Sedangkan tahun terjadinya Isra’ Mi’raj terjadi pada periode akhir kenabian di Makkah sebelum Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam hijrah ke Madinah. Yaitu pada malam 27 Rajab tahun ke-10 kenabian.
Wallahu a’lamu bis-shawab…

C.          Peristiwa Isra dan Mi’raj
Suatu hari malaikat Jibril datang  menemui Nabi dan kemudian didatangkan buraq, 'binatang' berwarna putih yang lebih besar daripada keledai. Sekali melangkah langkahnya sejauh pandangan mata. Dengan buraq itu Nabi melakukan isra' dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsha (Baitul Maqdis) di Palestina.  Nabi  menambatkan buroqnya dengan tali dimana para nabi sering menambatkan kendaraannya di  tempat itu. Kemudian Nabi Muhammad SAW salat dua rakaat di Baitul Maqdis, setelah selesai sholat beliau keluar dan Jibril mendatanginya dengan membawa segelas khamer (minuman keras) dan segelas susu. Nabi Muhammad SAW memilih susu. Kata malaikat Jibril, "Engkau dalam kesucian, sekiranya kau pilih khamer, sesatlah ummat engkau."
Dengan buraq pula Nabi SAW melanjutkan perjalanan bersama Jibril naik ke langit . Setelah sampai di langit yang pertama,Jibril meminta kepada malaikat penjaga agar dibukakan pintu langit tersebut, meraka ditanya oleh malaikat penjaga langit, “Siapakah kamu?” Jibril Menjawab:”Saya Jibril” kemudian malaikat penjaga langit bertanya kembali,”Dan siapa yang bersamamu?” Jibril menjawab,”Saya bersama Muhammad”, ditanyakan lagi “Apakah Muhammad sudah diutus oleh Allah untuk datang kesini?”, Jibril menjawab lagi,”ya,Muhammad sudah diutus oleh Allah”. Kemudian dibukakanlah pintu langit tersebut, setelah mereka masuk ke langit yang pertama itu, dijumpainya Nabi Adam. Nabi Adam menyambutnya dengan hangat dan mendoakan baginya kebaikan. Perjalanan diteruskan ke langit ke dua, dii langit ke dua dijumpainya Nabi Isa dan Nabi Yahya. Di langit ke tiga ada Nabi Yusuf. Nabi Idris dijumpai di langit ke empat. Lalu Nabi SAW bertemu dengan Nabi Harun di langit ke lima, dan Nabi Musa di langit ke enam. Di setiap langit, Jibril meminta kepada malaikat penjaga langit agar dibukakan pintu langit tersebut, mereka juga ditanya oleh penjaga masing-masing langit dengan pertanyaan yang serupa dengan pertanyaan pada waktu di langit yang pertama tadi.Nabi-nabi tersebut menyambutnya dengan hangat dan juga mendoakan kebaikan sebagaimana yang dilakukan nabi Adam tadi. Kemudian Nabi bersama Jibril melanjutkan perjalanan ke langit ke tujuh,di sana nabi menjumpai nabi Ibrahim yang sedang menyandarkan punggungnya ke Baitul Ma’mur. Baitul Ma'mur adalah tempat 70.000 malaikat shalat tiap harinya, setiap malaikat hanya sekali memasukinya dan tak akan pernah masuk lagi.
Perjalanan dilanjutkan ke Sidratul Muntaha. Sidratul Muntaha adalah suatu tempat yang sangat indah, yang tidak bisa dibayangkan keindahannya oleh seorangpun. Dari Sidratul Muntaha didengarnya kalam-kalam. Dari sidratul muntaha dilihatnya pula empat sungai, dua sungai non-fisik (bathin) di surga, dua sungai fisik (dhahir) di dunia, sungai Efrat dan sungai Nil. Lalu Jibril membawa tiga gelas berisi khamr, susu, dan madu, dipilihnya susu. Jibril pun berkomentar, "Itulah (perlambang) fitrah (kesucian) engkau dan ummat engkau." Jibril mengajak Nabi melihat surga yang indah.
Puncak dari perjalanan itu adalah diterimanya perintah salat wajib. Mulanya diwajibkan salat lima puluh kali sehari-semalam.Kemudian Nabi menemui Nabi Musa,dan Nabi Musa menyuruh nabi untuk meminta keringanan kepada Allah, karena Nabi musa pernah memerintahkan hal itu kepada Bani Israil, dan mereka tidak sanggup menjalankannya. Sehingga Nabi Musa yaqin bahwa ummat Nabi Muhammad pun tidak sanggup menjalankannya. Atas saran Nabi Musa, Nabi SAW meminta keringanan dan diberinya pengurangan sepuluh- sepuluh setiap meminta. Akhirnya diwajibkan lima kali sehari semalam. Nabi Muhammad kembali menemui Musa dan mengatakan bahwa sholat wajib itu menjadi 5x shalat dalam sehari. Nabi Musa masih menyuruh Nabi Muhammad agar kembali kepada Allah untuk meminta keringanan, Namun nampaknya Nabi Muhammad enggan dan malu kepada Allah untuk  meminta keringanan. "Saya telah meminta keringan kepada Tuhanku, kini saya rela dan menyerah." Maka Allah berfirman, "Itulah fardlu-Ku dan Aku telah meringankannya (menjadi 5x shalat) atas hamba-Ku. Setiap satu sholat (sebagai pengganti dari ) sepuluh sholat, sehingga genaplah 50 kali sholat. Barang siapa berniat melakukan kebaikan dan tidak melakukannya, maka diulis baginya satu kebaikan. Dan barang siapa yang berniat kebaikan kemudian dia melakukannya,maka ditulis baginya sepuluh kebaikan. Dan barang siapa berniat keburukan, dan ia tidak melakukannya, maka tidak ditulis baginya satu keburukan. Dan barang sapa yang berniat keburukan. kemudian dia mngerjakannya, maka ditulis baginya satu keburukan”. Kemudian nabi pulang dari langit pada malam itu ke Masjidil Haram di Makkah.                

D.          Isra Mi’raj suatu Mu’jizat
Hari setelah nabi melakukan Isra’ mi’raj, beliau datang ke Masjidil Haram dan akan menyampaikan kejadian itu pada orang ramai. Abu jahal pun tidak ketinggalan menyaksikan dengan sombongnya. Nabi muhammad menceritakan peristiwa tersebut pada Abu Jahal. Nabi bercerita bahwa semalam tadi beliau pergi ke Baitul Maqdis. Tapi Abu Jahal tidak percaya, bagaimana mungkin pada malam hari beliau di Baitul Maqdis dan paginya sudah di Makkah. Abu Jahal menantang  Nabi untuk menyampaikan hal tersebut pada semua kaum Quraisy, dan beliau menyetujuinya. Beliau menyampaikan ceritanya. Ada yang tertawa terbahak-bahak , ada yang keheranan, ada yang bertepuk tangan, bahkan mengejek. Kemudian seseorang mendatangi Abu Bakar dan menceritakan kepadanya bahwa Nabi Muhammad telah bercerita tentang kejadian malam itu. Abu bakar membenarkan Nabi. Orang tadi keheranan karena Abu Bakar begitu mempercayai Nabi. Sejak saat itu lah Abu Bakar diberi gelar As-Shiddiq.
Sebagian dari mereka mengemukakan berbagai pertanyaan kepada Nabi tentang keadaan Baitul Maqdis. Bagaimana bentuk bangunannya, rupanya, jumlah pintu, jendela, tiang, dan lain sebagainya. Seperti itu untuk menguji kebenaran Nabi dan sebagai bantahan penghabisan bagi Nabi. Nabi menjelaskan dengan tenang karena seketika itu Allah mengutus Jibril untuk menggambarkan Baitul Maqdis. Mereka juga bertanya kepada Nabi tentang Iran, Irak, dan Habsy yang telah dilewatinya, dan Nabi menjelaskan keadaannya dengan tenang dan benar. Skalipun demikian, mereka tetap tidak percaya dan menganggap jawaban yg serta merta jelasnya itu adalah sihir yang nyata.
Pada saat isra’ dan Mi’raj, Nabi telah menerima wahyu dari Allah SWT. Wahyu tersebut mengandung perintah wajib mengerjakan shalat lima kali (lima waktu) sehari kepada beliau maupun kepada segenap ummatnya. Keesokan harinya, sesudah beliau menyampaikan berita Isra’ Mi’raj kepada kaum musyrikin qurays dan terutama kepada para sahabatnya dan pengikutnya, datanglah malaikat Jibril kepada beliau untuk menjelaskan dan mengajarkan cara sholat yang wajib dikerjakan.
Malaikat jibril datang kepada Nabi dan berkata , “Marilah sholat!” ,Nabi kemudian melakukan shalat dzuhur 4 rakaat pada waktu matahari telah condong (tergelincir).
Malaikat Jibril datang lagi kepada nabi pada waktu ashar dan berkata , “Marilah shalat!”. Lalu Nabi shalat ashar 4 rakaat pada waktu bayangan menjadi sama panjang dengan aslinya.
Malaikat Jibril datang lagi kepada nabi pada waktu magrib dan berkata, “Marilah sholat!”, Lalu nabi sholat maghrib 3 rakaat pada waktu matahari telah masuk(terbenam).
Malaikat jibril datang lagi kepada nabi pada waktu isya, dan berkata “Marilah sholat!”, Lalu nabi sholat isya’ 4rakaat pada waktu telah hilang tanda merah tempat matahari terbenam.
Kemudian Jibril datang kepada nabi pada waktu isya’,sehabis tengah malam,Jibril berkata, “Marilah sholat!”.Kemudian Nabi sholat isya’ 4 rakaat.
Kemudian Jibril datang lagi pada waktu sebelum terbit matahari, Jibril berkata “marilah sholat!”, kemudian beliau sholat subuh 2rakaat.

E.           Hikmah Isra Mi’raj
          Hikmah yang dapat kita ambil dari peristiwa Isro’ dan Mi’raj:
a.             Menjaga Sholat 5 Waktu: Allah SWT memberikan hadiah sholat 5 waktu kepada Nabi Muhammad dan umatnya supaya kita bisa ’berjumpa’ dengan Allah SWT melalui sholat, betapa besar cinta dan rindu Allah kepada kita sehingga kita diperintahkan untuk sholat 5 waktu. Sebagaimana hadits Rosulullah SAW diriwayatkan didalam Shahih Bukhari : “barang siapa yang melakukan shalat sungguh ia sedang berbicara dan bercakap-cakap dan menghadap Allah SWT”. Inniy wajjahtu wajhiya lilladziy fatharassamaawaati wal ardhi….dst “ sungguh kuhadapkan jiwaku, hatiku, wajah hati ku, kepada yang menciptakan langit dan bumi yaitu Allah subhanahu wata'ala..”
b.            Mempercayai, membenarkan, dan meyakini semua apa yang disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW: Sebagaimana Sahabat Abu Bakar ash-Shidiq yang selalu membenarkan apa yang disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW. Karena pada hakikatnya semua apa yang disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW berasal dari Allah SWT, dan tidak keluar dari hawa nafsunya.





BAB III PENUTUP

Bagaimanapun ilmu manusia tak mungkin bisa menjabarkan hakikat perjalanan isra' mi'raj. Allah hanya memberikan ilmu kepada manusia sedikit sekali (QS. Al-Isra: 85). Hanya dengan iman kita mempercayai bahwa isra' mi'raj benar-benar terjadi dan dilakukan oleh Rasulullah SAW. Rupanya, begitulah rencana Allah menguji keimanan hamba-hamba-Nya (QS. Al-Isra:60) dan menyampaikan perintah salat wajib secara langsung kepada Rasulullah SAW.
Makna penting Isra Mi'raj bagi umat Islam ada pada keistimewaan penyampaian perintah salat wajib lima waktu. Ini menunjukkan kekhususan sholat sebagai ibadah utama dalam Islam. Salat mesti dilakukan oleh setiap Muslim, baik dia kaya maupun miskin, dia sehat maupun sakit. Ini berbeda dari ibadah zakat yang hanya dilakukan oleh orang-orang yang mampu secara ekonomi, atau puasa bagi yang kuat fisiknya, atau haji bagi yang sehat badannya dan mampu keuangannya.
Salat lima kali sehari semalam yang didistribusikan di sela-sela kesibukan aktivitas kehidupan, mestinya mampu membersihkan diri dan jiwa setiap Muslim. Allah mengingatkan:
"Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Qur'an) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. Al-Ankabut:45)


         DAFTAR PUSTAKA

·         Kitab Nurul Yaqiin Fii siirati Sayyidil Mursalin,karya Syekh Muhammad Al-Khudhari Bek .
·         Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
·         Perlengkapan Tarikh Nabi Muhammad,karya K.H Moenawar Chalil
·         Muhammad Haekal, Perjalanan Sejarah Nabi.

·         http://www.shiar-islam.com/doc8.htm

         

Makalah Logam Zirconium


TUGAS MAKALAH
LOGAM ZIRCONIUM
SEMESTER GENAP 2016 / 2017


Disusun Oleh :


                 ANDRI M HIJAZ                              161210063
                 


PROGRAM STUDI TEKNIK MESIN
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK
TAHUN 2017


KATA PENGANTAR

Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Segala puji dan syukur bagi Allah SWT yang dengan ridho-Nya saya dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik dan benar. Terima kasih kepada yang terlibat dalam pembuatan makalah ini yang dengan do’a dan bimbingannya makalah ini dapat terselesaikan dengan baik dan benar.

Dalam makalah ini, saya membahas tentang “ Manufaktur Karburator” yang saya buat berdasarkan metode bibliografi. Makalah ini diharapkan bisa menambah wawasan dan pengetahuan yang selama ini kita dapat dimanfaatkan sebaik dan semaksimal mungkin.

Demikian makalah yang saya buat oleh karena itu saran dan kritik yang membangun tetap saya nantikan dan saya harapkan demi kesempurnaan makalah ini.



                              Pontianak,  20 Juli 2017


                                  Penyusun 


Daftar Isi
                           Kata Pengantar.............................................................................. i
                           Daftar Isi........................................................................................ ii
                          Bab I Pendahuluan........................................................................ 1
                        1.1  Latar Belakang.............................................................. 1
                        1.2   Tujuan.......................................................................... 1
                        1.3  Ruang Lingkup Materi.................................................. 2
                          Bab II Dasar Teori / Landasan Teori.......................................... 3
                     2.1 Sejarah........................................................................... 3
                          Bab III Pembahasan................................................................... 6
                                  3.1 Definisi Zirconium....................................................... 6
                                  3.2 Sifat – sifat Zirconium................................................. 8
                                  3.3 Proses Pembuatan........................................................ 13
                                  3.4 Kelimpahan zirconia di Alam...................................... 14
                                  3.5 Keberadaan di Alam.................................................... 15
                                  3.6 Kegunaan..................................................................... 16
                                  3.7 Dampak........................................................................ 19
                            Bab IV Penutupan.....................................................................21
                       4.1 Kesimpulan.................................................................. 21
                       4.2 Usul dan Saran............................................................. 21
                           Daftar Pustaka............................................................................ 22
                           Lampiran



BAB I
PENDAHULUAN

1.1.        LATAR BELAKANG
Unsur – unsur transisi adalah unsur logam yang memiliki kulit electron d atau f yang tidak penuh dalam keadaan netral atau kation. Unsur transisi terdiri atas 53 dan 103 unsur. Logam transisi diklasifikasikan dalam blok d, yang terdiri dari unsur – unsur 3d dan Sc sampai Cu, 4d dan Y ke Ag, dan 5d dari Hf sampai Au, dan blok f, yang terdiri dari unsur lantanoid dari La sampai Lu dan aktinoid dari Ac sampai Lr. Kimia unsur blok d dan blok f sangat berbeda.
Zirconium merupakan salah satu unsur dari golongan IIIB yang berada pada periode ke lima. Zirconium termasuk dalam logam transisi.
Logam transisi memiliki memiliki sifat – sifat khas logam, yakni keras, konduktor, panas dan listrikyang baik dan menguap pada suhu tinggi. Walaupun digunakan luas dalam kehidupan sehari – hari, logam transisi yang biasanya kita jumpai terutama adalah besi, nikel, tembaga, perak, emas, platina, dan titanium. Namun senyawa kompleks molecular, senyawa organologam, dan senyawa padatan seperti oksida, sulfide, dan halida. Logam transisi digunakan dalam berbagai riset kimia anorganik modern.

1.2.       TUJUAN
Adapun tujuan yang ingin dicapai oleh penulis dalam pembuatan karya tulis ini adalah sebagai berikut :
1.      Untuk mengetahui sejarah ditemukannya unsur Zirconium.
2.      Untuk mengetahui definisi dan sifat – sifat dari unsur Zirconium.
3.      Untuk mengetahui kelimpahan Zirconium di alam.
4.      Untuk mengetahui cara pembuatan unsur Zirconium.
5.      Untuk mengetahui kegunaan dari unsur Zirconium.
6.      Untuk mengetahui dampak dari unsur Zirconium bagi manusia dan lingkungan.

1.1         RUANG LINGKUP MATERI
Zirkonium, ditemukan sebelum 1940-an, menjadi bahan rekayasa yang signifikan untuk aplikasi energi nuklir karena sangat transparan untuk neutron. Logam murni Zirkonium, bahkan ketika 99 persen murni, bersifat keras dan rapuh. Zirkonium merupakan Logam putih, lembut, mudah dibentuk, dan ulet.






BAB II
DASAR TEORI/LANDASAN TEORI
2.1         SEJARAH

Martin Heinrich Klaproth
Lahir : 1 Desember 1743
Meninggal : 1 Januari 1817 (Usia 73), Berlin Prussia.
Zirconium adalah sebutan untuk logam berwarna putih abu – abu, berbentuk kristal (amorf), lunak dapat di tempa dan diulur bila murni juga tahan tehadap udara bahkan api. Logam yang ditemukan oleh M.H. Kalaproth pada tahun 1788 dalam bentuk mineral, zircon ini tidak ditemukan di alam dalam bentuk bebas, tetapi oksida atau silikat dalam kerak bumi dan bebatuan dalam kadar kecil. Logam ini memiliki lambang Zr dengan nomor atom relative 91.224. Zirconium ditemukan dalam jumlah bintang – bintang tipe S, dan juga telah diidentifikasikan dalam matahari dan meteor. Analisis bebatuan bulan yang diambil dari berbagai misi apollo menunjukan kandungan zirconium yang tinggi, dibandingkan dengan bebatuan bumi.
Kemudian pada tahun  1892 ditemukan monoklinik kekuningan mineral baddeleyite adalah bentuk alami dari oksida zirconium. Sedikit memiliki kepentingan ekonomi karena kelangkaannya. Titik lebur yang sangat tinggi zirconia (2750oC) membuat pengendalian pertumbuhan kristal tunggal sulit, karena tidak ada wadah yang bisa menahan bahan dalam keadaan cair nya. Namun, stabilisasi oksida zirconium kubik telah direalisasikan sejak dini, dengan produk sintetis stabil zirconia diperkenalkan pada tahun 1930. Meskipun kubik, itu dalam bentuk polikristalin keramik, ini digunakan sebagai bahan tahan api, sangat tahan terhadap kimia dan panas hingga (2540oC).
Tujuh tahun kemudian, Jerman ahli mineral MV Stackelberg dan K. Chudoba menemukan alami zircon. Ini dianggap sebagai hasil sampingan dari proses metamictization, tetapi dua ilmuwan tidak berpikir mineral yang cukup penting untuk memberikan nama resmi. Penemuan itu dikonfirmasi melalui difraksi sinar-X, membuktikan adanya mitra alami untuk produk sintetis.
Seperti sebagian besar tumbuh pengganti berlian, gagasan memproduksi Kristal kubik zirconia tunggal muncul dibenak para ilmuwan mencari dan serbaguna materi baru untuk digunakan dalam laser dan aplikasi optik lainnya. Produksina akhirnya melampaui sintetis sebelumnya, seperti sintetik strontium titanat, sintetis rutil, YAG (Yttrium Aluminium Garnet) dan GGG (Gadolinium Gallium Garnet).
Beberapa penelitian awal dalam pertumbuhan kristal tunggal dikendalikan kubik zirconia terjadi di Prancis tahun 1960-an, banyak pekerjaan yang dilakukan oleh Y. Roulin dan R. Collongues. Teknik ini melibatkan zirconia cair yang terkandung dalam kulit tipis-padat zirconia masih dengan pertumbuhan kristal. Proses wadah dingin, sebuah referensi terhadap system air dingin yang digunakan. Meskipun menjanjikan, upaya ini hanya menghasilkan kristal kecil.
Kemudian, Soviet ilmuwan dibawah VV Osiko di Institut Fisika Lebedev di Moskow menyempurnakan teknik yang kemudian bernama percobaan tengkorak (sebuah sindiran baik kepada bentuk didinginkan wadah air atau bentuk Kristal kadang – kadang tumbuh). Mereka menamai Fianit permata setelah nama lembaga FIAN (Fisik Institut Akademi Ilmu), tapi nama itu tidak digunakan di luar Uni Soviet. Terobosan mereka diterbitkan pada tahun 1973, dan produksi komersial dimulai pada 1976. Pada tahun 1980 produksi global tahunan telah mencapai 50 juta karat (10 ton).
Zirconium banyak digunakan dalam industri High-tech karena sifat mekanik, termal, elektrik, kimia, dan optiknya yang mendukung. Unsur ini banyak digunakan dalam produksi keramik dan reactor nuklir sebagai pelapis bahan bakar nuklir. Zirconium juga digunakan untuk pembuatan pompa, katup, dan penukar panas. Berdasarkan sifat ketahanan terhadap api, zirconium sering digunakan sebagai komposisi utama peralatan perang, kotak sekring, dan terdapat pada peluru pyrophoric pembuka vakum, serta sebagai eksitasi laser pada photografi. Penerapan perpaduan zirconium murni, seoerti perpaduannya dengan niobium akan menghasilkan super konduktor, perpaduannya dengan titanium digunakan pada pesawat terbang, dan perpaduannya dengan tembaga akan memperbaiki sifat zirconium tersebut.
Berdasarkan ketahanannya terhadap korosi, logam zircon digunakan sebagai bahan tembahan pada pabrik pembuatan pompa, kran, pipa, alat penukar panas, dan tangki bahan kimia, terutama asam sulfat dan asam hidroklorida. Penggunaan logam zirkonum ini juga digunakan oleh pabrik penghasil urea, hydrogen peroksida, metil metaklirat dan asam asetat. Zirconium merupakan bahan yang mempunyai peran yang sangat strategis dalam berbagai industry karena keunggulannya jika dibandingkan dengan bahan lain. Reactor nuklir memerlukan materian tahan korosi, daya serap neutron yang rendah, sifat mekanik yang sesuai, dapat digunakan sebagai bahan pendukung struktur, serta permukaan untuk perpindahan panas yang baik. Berilium (Be) merupakan salah satu mineral yang dapat bertahan pada suhu tinggi, tetapi mineral ini jarang didapat, selain harganya mahal, sifat mekaniknya juga tidak baik dan fabrikasinya sulit. Berbeda sekali dengan zirconium yang sangat banyak terdapat dalam mineral zircon. Selain berilium (Be), mineral lain yang dapat digunakan dalam industry nuklir adalah alumunium (Al) dan magnesium (Mg), tetapi mineral-mineral ini tidak tahan pada suhu tinggi, sehingga hanya digunakan untuk reactor riset.




BAB III
PEMBAHASAN

3.1         DEFINISI ZIRCONIUM

Gambar 1. Logam Zirconium

Zirconium adalah logam  kuat, bisa ditempa, ulet, dan berwarna perak abu-abu. Sifat kimia dan fisika logam ini mirip dengan titanium. Zirconium sangat tahan terhadap panas dan korosi. Zirconium lebih ringan dari baja dan kekerasannya mirip dengan tembaga. Saat berada dalam bentuk bubuk, logam ini dapat secara spontan menyala di udara, terutama pada suhu tinggi. Zirconium bubuk berwarna hitam dan dianggap berbahaya karena mudah terbakar.
Zirconium bukan merupakan unsur langka, tetapi karena mineralnya yang paling umum, zirkon, sangat tahan terhadap pelapukan, persebaran unsur ini menjadi terbatas. Zirconium dua kali lebih melimpah dari tembaga dan seng dan 10 kali lebih melimpah dibandingkan timbal. Bijih utama zirconium adalah zirkon (ZrSiO4) yang ditambang di Australia, Amerika Serikat, dan Sri Lanka, serta baddeleyite (zirconium oksida ZrO2) yang ditambang di Brasil.
Zirconium dioksida (ZrO2), kadang-kadang dikenal sebagai zirconia (jangan dikelirukan dengan zirkon), adalah kristal putih oksida dari zirconiumIts most naturally occurring form, with a monoclinic crystalline structure, is the rare mineral , baddeleyite ..
Zirconium adalah logam putih keabuan yang jarang dijumpai di alam bebas. Ia memiliki lambang kimia Zr dan nomor atom 40.

Gambar 2. Zirconium Dioksida

Zirconia atau Zirconium dioksida (ZrO2) merupakan bahan semi konduktor keramik yang mempunyai sifat tahan korosi, memiliki titik lebur yang sangat tinggi (>2000 °C), dan sensitif terhadap gas oksigen. Sifat-sifat ini membuat ZrO2 banyak dipakai sebagai sensor gas oksigen di industri otomotif.
Zirconium dioksida atau Zirconium Oxide (ZrO2) adalah bubuk halus yang digunakan sebagai bahan pemoles dalam pasta gigi.
Zirconia sebagai oksida murni tidak ditemukan di alam, akan tetapi zirconia biasa ditemukan dalam baddeleyite and zircon (ZrSiO4) yang merupakan sumber utama dari material ini. Dari kedua sumber zirconia tersebut, zircon yang didapat memiliki kemurnian yang rendah, dan harus melaliu proses-proses tertentu untuk menghasilkan zirconia. Dalam memproses zirconia dilakukan pemisahan dan penghilangan material – material yang tidak diinginkan serta impurities yang ada, yaitu zircon – silica.
3.2         SIFAT – SIFAT ZIRCONIUM

A.    Sifat Fisika

·      Nama Unsur                    :  Zirconium
·      Lambang                         :  Zr
·      Golongan                        :  IVB
·      Periode                            :  5
·      Blok                                :  d
·      Jenis Unsur                      :  Logam Transisi
·      Nomor Atom                   :  40
·      Massa Atom Standar      :  91.224

Gambar 3. Elektron Zirconium
·      Konfigurasi Elektron      :  2,8,18,10,2
1s2 2s2  2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6 5s2 4d2
1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 4s2 4p6 4d2 5s2
↑↓





Bilangan kuantum utama (n)           = 4
Bilangan kuantum  azimuth (l)        = 2
Bilangan kuantum magnetic  (m)     = -1
Bilangan kuantum spin (s)               = +1/2



·      Energi ionisasi
Pertama                           :  640.1 kJ/mol1
Kedua                             :  1270 kJ/mol1
Ketiga                             :  2218 kJ/mol1
·      Titik Lebur                      :  2128 K
·      Titik Didih                      :  4682 K
·      Kalor Peleburan              :  14 kJ/mol1
·      Kalor Penguapan             :  573 kJ/mol1
·      Jari – jari Atom               :  160 pm
·      Jari – jari Kovalen           :  175
·      Kapasitas Kalor               :  25.36 J.mol
·      Bilangan Oksidas            :  4,3,2,1
·      Electronegativitas           :  1.33

B.     Sifat Kimia
1.        Reaksi dengan air
Zirconium tidak bereaksi dengan air pada keadaan dibawah normal keadaan normal

2.        Reaksi dengan Udara
Pada reaksi dengan udara atau pembakaran secara tepat maka akan membentuk zirconium oksida
Zr (s) + O2 (g) → ZrO2 (s)
Gambar 4. Zirconium Dioksida


Zirkonium dioksida (ZrO2), kadang-kadang dikenal sebagai zirkonia (jangan dikelirukan dengan zirkon), adalah kristal putih oksida dari zirkonium. Zirconia sebagai oksida murni tidak ditemukan di alam, akan tetapi zirconia biasa ditemukan dalam baddeleyite and zircon (ZrSiO4) yang merupakan sumber utama dari material ini. Dari kedua
sumber zirconia tersebut, zircon yang didapat memiliki kemurnian yang rendah, dan harus melalui proses-proses tertentu untuk menghasilkan zirconia. Dalam memproses zirconia dilakukan pemisahan dan penghilangan material – material yang tidak diinginkan serta impurities yang ada, yaitu zircon-silika.
Zirconia (ZrO2) merupakan oksida logam yang memiliki sifat polimorfi yaitu tiga malam struktur Kristal antara lain: monoklinik (m – ZrO2), tetragonal (t – ZrO2), dan kubik (k – ZrO2).

3.        Reaksi dengan Halogen
Zirconium bereaksi dengan Halogen membentuk  Zirconium (IV) Halida.
Zr (s) + 2F2 (g) → ZrF4 (s)
Gambar 5.  Zirconium Tetrafluoride












Zr (s) + 2Cl2 (g) → ZrCl4 (s)
Gambar 6. Zirconium Chloride








Zr (s) +2Br2 (g) → ZrBr4 (s)

Gambar 7. Zirconium Bromide


Zr (s) + 2I2 (g) → ZrI4 (s)

Gambar 8. Zirconium Iodide




4.        Reaksi dengan Asam
Hanya terdapat sedikit kemungkinan logam Zirconium bereaksi dengan asam. Zirconium tidak dapat bercampur dengan asam hidrofluorik, HF, membentuk kompleks fluoro.
Gambar 9. Zirconium Silikat









Kegunaan
Kegunaaan utama mineral zirkon (ZrSiO4) yaitu sebagai logam refraktori dan ceramic opacification. Zirkon juga digunakan sebagai penghias batu permata alami yang digunakan pada intan. Zirconium oksida diproses untuk menghasilkan cubic zirkonia. Ini berwujud kristal bening berkilauan yang digunakan sebagai pengganti intan dengan harga yang lebih rendah.

Kegunaan yang lain :
1.    Zirconium dapat menyerap panas yang lebih rendah sehingga industri tenaga nuklir menggunakan zirconium dalam mengisi reaktor nuklir sebagai pemantul.
2.    Zirconium digunakan secara meluas di industri kimia pada pipa yang terletak di lingkungan korosif terutama pada temperatur tinggi.
3.    Zirconium karbonat digunakan sebagai lotion anti racun namun banyak orang alergi terhadap produk ini.
4.     Logam Zirconium digunakan dalam teras reaktor nuklir karena tahan korosi dan tidak menyerap neutron.

3.3          PROSES PEMBUATAN
1.        Proses Klorinasi
Klorisasi zircon dilakukan dengan mengubah zircon kedalam bentuk zirconium karbida dengan menggunakan graphite pada graphite lined arcfurnace dengan temperature proses 1800oc :
ZrSiO4 + 4C → ZrC + SiO + 3CO

Silicon monoxide menguap pada temperature 1800oC. Setelah itu ZrC diubah menjadi ZrCl dengan cara klorinasi pada temperature 500o :
ZrC + Cl2 → ZrCl4 + C
Pada pengembangannya, zircon dengan karbon dicampurkan dan diklorinasi pada temperature 1200oC dan menghasilkan ZrCl pada satu proses saja.
ZrSiO4 + 4C + 4Cl2 → ZrCl4 + SiCl4 + 4CO

2.        Proses Alkali Fusion
Dikembangkan oleh Ames Laboratory of the U.S. Atomic Energy Commission. Prosen ini cocok untuk memisahkan hafnium dari zirconium dengan menggunakan solvent extraction dari suatu larutan aqueous.
Pertama pasir zircon dengan fraksi 1 sampai 1.5 kali berat sodium hydroxide dicampurkan. Kemudian dipanaskan pada suatu furnace pada temperature 565oC. Sodium hydroxide meleleh pada temperature 318oC dan pada temperature lebih tinggi sodium hydroxide akan bereaksi dengan pasir zircon.
4NaOH + ZrSiO4 → Na2ZrO3 + Na2SiO3 + 2H2O
Steam kemudian dilarutkan sehingga campuran menjadi berfasa viscous dan berubah menjadi fragile porous solid saat temperature mencapai 530oC. Setelah pendinginan, fragile porous solid dipecah dan dilakukan leaching menggunakan air, dimana terjadi ekstraksi Na2SiO3. Residu kemudian di leaching dengan menggunakan asam yang melarutkan Na2ZrO3.


3.        Proses Fluosilicate Fusion
Digunakan di Uni Soviet untuk menghasilkan feed pada separasi hafnium dan Zirconium dengan fractional crystallization dari K2MF6. Zircon dihancurkan sampai ukuran 200 mesh dan dicampur dengan potassium flousilicate dan potassium klorida. Campuran tersebut di sinter dalam sebuah rotary furnace pada temperatur 650 dan 700oC. Reaksi yang terjadi adalah

ZrSiO4 + K2SiF6 → K2ZrF6 + 2SiO2
Produk hasil proses sinter tersebut didinginkan dan dihancurkan sampai berukuran 100 mesh dan dilakukan proses leaching pada temperature 85oC dengan HCl 1%. Hasilnya di filter pada temperature 80oC lalu didinginkan agar terbentuk kristal K2ZrF6 yang kemudian disaring dan dicuci dengan air.

Terdapat tiga cara yang dapat digunakan dalam proses pembuatan zirconium yaitu:
1.      Proses Kroll, meliputi reduksi dari uap tethrachloride dari leburan magnesium.
2.      Proses hot wire, meliputi dekomposisi dari iodide.
3.      Elektrolisis dari double potassium floride yang dilarutkan kstraksi zirconium dari zircon, yaitu dari lelehan garam.

3.4         KELIMPAHAN ZIRCONIA DIALAM

1.        Alam Semesta      : 0,05 ppm
2.        Matahari               : 0,04 ppm
3.        Karbon Meteorid  : 6,7 ppm
4.        Kerak Bumi          : 130 ppm




3.5         KEBERADAAN ZIRCONIUM DIALAM
Zirconium berasal dari bijih utama mineral zirkon (Zirconium silicate, ZrSiO4) dan baddleyite (zirconium oxide, ZrO2). Kedua mineral ini dijumpai dalam bentuk senyawa dengan hafnium. Pada umumnya zirkon mengandung unsur besi, kalsium sodium, mangan, dan unsur lainnya yang menyebabkan warna pada zirkon berfariasi, seperti putih bening hingga kuning kehijauan, coklat kemerahan, kuning kecoklatan, dan gelap, sistim kristal monoklin, prismatic, dipiramida, dan ditetragonal, kilap lilin sampai logam, belahan sempurna tidak beraturan, kekerasan 6,5 – 7,5, berat jenis 4,6 – 5,8 indeks refraksi 1,92 – 2,19 hilang pijar 0,1 %  dan titik lebur 2.5000oC. Deposit ini terdapat di US, Australia, dan Brasil.

Zirkon ditemukan umumnya pada batuan beku dan dalam kerikil serta pasir sebagai batuan beku hasil erosi. Dalam bentuk ini, zircon sering bercampur dengan silica, ilmenit, dan rutil. Sebagian besardari zirkon yang digunakan dalam industri saat ini berasal dari pasir dan kerikil.
Dengan bertambahnya waktu maka kemajuan teknologi juga semakin bertambah. Bukan hanya teknologi saja yang semakin maju melainkan ilmu pengetahuan yang semakin meningkat dan semakin meluas. Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi sekarang ini diiringi dengan penemuan-penemuan baru yang berhubungan dengan kedokteran gigi. Tujuan utama peralatan kedokteran gigi yaitu untuk mempertahankan atau meningkatkan mutu kehidupan pasien kedokteran gigi. Tujuan ini dapat dicapai dengan mencegah penyakit, menghilangkan rasa sakit, memperbaiki efisiensi pengunyahan, meningkatkan pengucapan dan memperbaiki estetika. Dental Material adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang bahan – bahan yang digunakan di kedokteran gigi, baik sifat – sifatnya maupun cara memanipulasi bahan tersebut. Salah satu bentuk kemajuan dalam bidang kedokteran gigi adalah penggunaan zirconia sebagai dental material. Zirconia berasal dari unsur zirconium (Zr) yang memiliki nomor atom 40 dan berat atom 91,22. Zirconia merupakan keramik bioinert. Ada beberapa tipe dari zirconia, yaitu : Tetragonal Zirconia Polycrystals (TZP), Fully Stabilized Zirconia (FSZ), Partially Stabilized Zirconia (PSZ), Zirconia Toughened Alumina (ZTA), dan Transformation Toughened Zirconia (TTZ). Tetapi yang dipakai sebagai dental material dari tipe TZP dan TSZ. Sebagai dental material zirconia memiliki sifatfisik, mekanis, kimia, dan biologis yang sangat baik. Untuk mendapatkan kestabilan pada zirconia maka zirconia ditambahkan senyawa stabilator seperti yttria dan ceria. Dalam bidang kedokteran gigi, zirconia digunakan sebagai material implan, pasak, dan bracket. Keramik zirconia secara biologis sebanding dengan titanium yang merupakan material implan yang paling sering digunakan. Implan zirconia memiliki proses penyembuhan tulang yang lebih baik dari implant titanium. Zirconia sebagai oksida murni tidak ditemukan di alam, akan tetapi zirconia biasa ditemukan dalam baddeleyite and zircon (ZrSiO4) yang merupakan sumber utama dari material.

Gambar 10. Implan Gigi Berbahan Zircon










3.6         KEGUNAAN

a.         Logam zirconium digunakan dalam teras reaktor nuklir karena tahan korosi dan tidak menyerap neutron. Zircaloy merupakan aliase zirconium yang penting untuk penyerapan nuklir, seperti menyalut bagian-bagian bahan bakar.



b.        Biasanya digunakan untuk komponen dalam deodorant, bola lampu, filament, dan batu permata buatan.

Gambar 11. Bola lampu dari bahan Zirconium
Gambar 12. Batu Permata Zirconium


c.         Zr banyak digunakan dalam reaktor nuklir sebagai air-cooled.
d.        Zirconium digunakan dalam industri baja untuk menghilangkan nitrogen dan belerang dari besi, sehingga dapat meningkatkan kualitas dari baja.
e.         Zr ditambahkan ke besi untuk menciptakan sebuah paduan yang dapat meningkatkan machinability, ketangguhan, dan keuletan.
f.         Zirconium Foil digunakan untuk ignition flash material pada photography bulb.
Gambar 13. Zirconium Foil








g.        Sponged Zirconium banyak digunakan pada industri militer.
h.        Zirconium dan paduannya dengan Al, Fe, Ti, atau V digunakan pada Vacuum tube, pada pipa gas dan padaultra-high-purity environment di industri semikonduktor.
i.          Zirconium powder merupakan sumber panas pada alat peledak dan alat pembakar untuk berbagai kegunaan, termasuk untuk automotive air bag inflator.

Gambar 14. Zirconium Powder








j.          Zirconium juga digunakan untuk konstruksi reaktor kimia dimana ketahanan korosi sangat dibutuhkan.
k.        Zirconium yang bercampur dengan titanium, nikel, tembaga menghasilkan liquidmetal. Liquidmetal adalah sejenis amorphous metal alloys hasil pengembangan California Institute of Technology. Sifat bahan ini sangat kuat dan ringan. Apabila disentuh, permukaannya halus seperti kaca.
l.          Kubik zirconia memiliki kandungan zirconium oxide dengan warna alami.
m.      Zirconium oxyclorida, sebagai bahan pelapis (coating) pada tekstil.
n.        Zirconium hydrat sebagai moderator neutron.
o.        Zirconium karbonat sebagai obat ( berbentuk salep) utntuk melawan racun yang berasal dari tumbuh-tumbuhan.
p.        Dalam industri kimia, zirconia digunakan untuk  pembuatan zirconium sulfat, H2ZrO2(SO4)23H3O. Bahan kimia ini sangat penting karena merupakan bahan dasar dalam pembuatan kimia zirconium lainnya. Zirconium sulfat digunakan sebagai bahan untuk penyamakan kulit(tanning leather) dan bahan tambahan pada pigmen titania (berfungsi sebagai penstabil pigmen).

3.7         DAMPAK

a.        Dampak zirconium bagi kesehatan manusia
Zirconium dapat diambil ke dalam tubuh dengan makan makanan, minuman air, atau menghirup udara. Penyerapan dari makanan atau air adalah sumber utama dari internal zirconium yang disimpan dalam populasi umum. zirconium tidak baik diserap ke dalam tubuh, dengan hanya sekitar 0,2%  dari jumlah yang tertelan diserap ke dalam aliran darah melalui usus, zirconium yang mencapai darah, setengah deposito dalam kerangka dengan paruh biologis sekitar 8.000 hari dan separuh lainnya deposito di semua organ dan jaringan tubuh di mana ia tetap dengan biologis paruh 7 hari. Sejak zirconium bukanlah unsur utama mineral tulang, jumlah deposit dalam kerangka diasumsikan tetap permukaan tulang dan tidak akan diserap ke dalam volume tulang.
Zirconium menimbulkan bahaya kesehatan hanya jika diambil ke dalam tubuh. Paparan gamma eksternal bukan merupakan keprihatinan karena zirconium -93 meluruh dengan memancarkan partikel beta dengan meluruh oleh dimana hanya energi rendah radiasi gamma dipancarkan. Sementara di dalam tubuh, zirconium menyajikan bahaya kesehatan dari beta dan gamma radiasi, dan utama perhatian adalah berkaitan dengan peningkatan merangsang kemungkinan kanker. Zirconium 95 juga merupakan salah satu radionuklida yang terlibat dalam pengujian atmosfer dari senjata nuklir. Ini adalah salah satu radionuklida berumur  panjang yang telah dihasilkan dan akan terus menghasilkan peningkatan resiko kanker selama puluhan tahun dan abad yang akan datang.

b.        Dampak zirconium bagi lingkungan
Dampak lingkungan zirconium tidak mungkin untuk menyajikan suatu bahaya terhadap lingkungan. Sementara tanaman air pengambilan yang  cepat larut zirconium , lahan tanaman memiliki sedikit kecenderungan untuk menjerap itu, dan memang 70% dari tanaman yang telah diuji tidak menunjukkan zirconium untuk hadir sama sekali. Tanaman air menyerap zirconium dengan cepat, namun tidak banyak yang terakumulasi sehingga tidak menimbulkan efek signifikan.
Zirconium hadir dalam kerak bumi pada konsentrasi sekitar 130 miligram per kilogram (mg/kg), dan konsentrasi dalam air laut adalah sekitar 0,026 mikrogram (μg)/liter. Sejak jumlah zirconium -93 yang hadir di tanah di seluruh dunia dari kejatuhan radioaktif. Ini juga dapat hadir pada fasilitas nuklir tertentu, seperti reaktor dan bahan bakar pengolahan tanaman. zirconium umumnya salah satu kurang menimbulkan radioaktif logam dalam tanah, walaupun bentuk – bentuk tertentu dapat bergerak ke bawah agak jauh untuk mendasari lapisan. Dengan air meresap melekat cukup baik untuk tanah, dan konsentrasi yang berhubungan dengan partikel tanah berpasir biasanya sekitar 600 kali lebih tinggi daripada diinterstisial air (air dalam ruang pori antara partikel tanah). Dengan lebih konsentrasi rasio (lebih dari 2.000) di tanah lempung dan tanah liat. Dengan demikian, umumnya zirconium tidak menimbulkan kontaminasi dalam tanah.



                                                                          BAB IV                                                   
PENUTUPAN

4.1         KESIMPULAN
Zirkonium ditemukan oleh oleh M.H. Kalaproth pada tahun 1788. Zirkonium berasal dari bijih utama mineral zirkon (Zirconium silicate, ZrSiO4), dan baddleyite (Zirconium Baddleyite Oxide, ZrO2). Kelimpahan Zirkonium pada kerak bumi sebesar 133 ppm.
Zirkonium ini banyak dimanfaatkan oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari misalnya pada bola lampu, batu permata.

4.2         SARAN
Penulis berharap makalah ini dapat menambah wawasan dan pembaca disarankan untuk membaca referensi lain agar memperluas wawasan dan pengetahuan dan semoga teman-teman memperoleh manfaat yang ada dalam meteri tersebut. Jika ada terdapat kekurangan terhadap materi saya, saya mohon maaf, terima kasih telah memperhatikan sekaligus memahami materi saya.